Latest Stories


4 Terapi Stroke di Rumah yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Hidup Pasca Serangan Stroke























Sepertinya sudah bukan hal yang baru jika penyakit stroke menjadi salah satu penyakit yang cukup ditakuti, apalagi pada orang yang sudah lanjut usia. Salah satu factor terbesar penyebab terjadinya stroke adalah faktor usia, karena dengan usia yang sudah lanjut kondisi tubuh dan daya tahan tubuhnya pun mulai menurun, sehingga mudah sekali terjangkit penyakit tersebut. Ketika seseorang sudah stroke maka kualitas hidupnya pun akan menurun apalagi jika mengalami kelumpuhan, tentu saja sudah tidak dapat melakukan kegiatan seperti biasanya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan seperti minum obat-obatan dan melakukan terapi dengan menggunakan layanan fisioterapi di rumah atau melakukannya sendiri.

Fungsi dari terapi ini tak lain adalah untuk mengembalikan kualitas hidup mereka, misalnya adalah dengan melatih kemampuan dalam berbicaranya yang sudah turun maupun juga dengan melatih kemampuan organ-organ geraknya. Kondisi ini bisa dilakukan tanpa bantuan dari seorang fisioterapis, melainkan cukup dilakukan sendiri di rumah, jika seandainya memang stroke yang dialami tersebut ringan atau tidak parah. Terapi bahkan bisa dilakukan dengan olahraga atau melakukan gerakan-gerakan sederhana saja.

Berikut ini diantaranya ada beberapa jenis terapi stroke di rumah yang dapat dilakukan untuk mengembalikan fungsi tubuh, diantaranya adalah:

1. Sering-seringlah menggerakkan tangan maupun kaki, hal yang sepele, namun juga sangat sulit untuk dilakukan oleh mereka penderita stroke, karena bagaimanapun kemampuan tubuhnya tidak seperti dulu. Apalagi memang sebagian sel-sel otak juga sudah mengalami kematian. Hal ini dapat dibantu oleh keluarga penderita tersebut. Tentunya dengan tujuan adalah untuk meningkatkan kemampuan kedua organ tersebut. Jika seandainya kondisinya sudah cukup membaik tentunya akan lebih mudah untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti sedia kala.

2. Melatih kemampuan otot mulut, faktanya memang tidak hanya otot tangan dan juga kaki saja yang akan bermasalah ketika sudah terkena stroke, melainkan juga pada otot mulut sehingga terkadang kesulitan di dalam menelan sampai dengan berbicara, maka otot-otot tersebut juga harus dilatih agar bisa mengembalikan fungsinya sebagaimana mestinya. Misalnya adalah dengan memberikan arahan untuk mengucapkan satu atau dua kata, atau jika terlalu berat mengucapkan kata, maka bisa dengan huruf saja.

3. Melatih lagi kemampuan di dalam membaca dan juga menulis, nyatanya bagi penderita stroke, maka nantinya kemampuan semacam ini juga akan berkurang, bahkan mungkin hilang sama sekali. Untuk itu juga harus dilatih agar bisa kembali seperti sedia kala. Caranya tentu dengan melihat huruf dan juga merangkai kata, begitu juga dengan melatih kemampuan menulis jika seandainya tangan sudah bisa digerakkan sebagaimana mestinya.

4. Lebih sering berkomunikasi atau berbicara dengan penderita stroke, hendaknya anggota keluarga juga harus lebih sering dalam mengajak penderita stroke tersebut untuk komunikasi, bagaimanapun hal ini penting di dalam melatih kemampuan mereka untuk berbicara kembali, begitu juga untuk mengingat, karena sebagian diantara penderita stroke ini juga akan bermasalah dengan ingatan atau memori mereka. Untuk itu harus lebih aktif di dalam berkomunikasi, apalagi dengan mengingat anggota keluarga mereka.

Terapi-terapi di atas tentunya akan membantu dalam meningkatkan kualitas hidup penderita stroke ini, meskipun mungkin tidak akan pulih secara optimal. Sekarang ini terapi stroke di rumah memang dapat dilakukan secara mudah dengan memanggil jasa seorang fisioterapis. Karena sudah tersedia layanan home care yang akan sangat membantu Anda, sehingga tidak perlu membawa mereka ke rumah sakit. Atau jika kondisinya tidak terlalu parah sebenarnya dapat dibantu oleh anggota keluarga sendiri.


Categories: ,

Leave a Reply