Latest Stories

3 Referensi Kamera DSLR Pentax

















Saat ini tidak sulit bagi kamu yang ingin mengasah hobi fotografi. Selain bisa mengandalkan kamera smartphone, kamu juga bisa membeli kamera DSLR Pentax. Harga dari kamera ini cukup bervariasi, ada yang harganya ratusan ribu sampai puluhan juta. Harga kamera tersebut juga telah disesuaikan dengan kualitas dari kamera itu sendiri.

Kamera DSLR Pentax ini menjadi alternatif bagi kamu yang belum mempunyai kamera DSLR yang tangguh digunakan di berbagai situasi dan medan. Ya, kamera DSLR Pentax ini memang memiliki daya tahan yang kuat sebab kamera jenis ini tetap berfungsi secara maksimal sekalipun digunakan ketika hujan.

Hal ini tentu sangat jauh berbeda dengan kamera DSLR yang cukup rentan jika terkena air. Selain itu, ukuran kamera DSLR Pentax ini lebih mungil sehingga fleksibel jika dibawa maupun digunakan
.
Referensi Kamera DSLR Pentax

Apabila kamu masih bingung memilih kamera DSLR Pentax, berikut akan kami berikan referensinya.

1. Kamera Pentax X-5

Kamera jenis ini memiliki sensor gambar BSI CMOS dengan resolusi 16MP. Dengan resolusi yang cukup besar ini menjadikan kamera Pentax X-5 mampu menghasilkan kualitas gambar yang keren. Tak hanya itu saja, adanya fitur optikal zoom sebanyak 26 kali, ini sangat memudahkan pengguna yang akan mengambil foto sekalipun dari jarak jauh.

Pentax X-5 memiliki layar berikuran 3 inchi yang bisa dimanfaatkan untuk melihat dan mengecek hasil jepretan. Hasil foto semakin menakjubkan karena kamera ini telah dibekali dengan nilai IS100-6400 sehingga pencahayaannya lebih tepat. Menariknya lagi jika pengguna memanfaatkan kamera ini untuk kegiatan videografi, maka hasil rekaman akan terlihat tajam karena memiliki kualitas full HD 1080p pada 30 fps.

2. Kamera DSLR Pentax K-50

Jika ingin menghasilkan foto yang bagus meski berada di cuaca yang tidak mendukung, maka kamera DSLR Pentax K-50 bisa menjadi pilihannya. Kamera ini sudah memiliki fitur anti cuaca sehingga bisa diandalkan meski harus mengambil gambar saat hujan turun. Sensor yang disematkan pada kamera ini adalah CMOS dengan resolusi 16MP.

Selain itu, kamera Pentax K-50 juga dibekali kemampuan untuk melakukan kegiatan videografi dengan kualitas full HD 1080p pada 30 fps. Untuk memantau hasil foto, pengguna akan dibantu layar LCD berukuran 3 inchi. Lebih dari itu, kamera ini juga dilengkapi dengan Eye-Fi serta kabel data yang bisa digunakan untuk mentransfer data.

3. Kamera DSLR Pentax K-1

Pengguna yang mengidamkan kamera saku dengan sensor gambar CMOS lengkap dengan resolusi 36.4 MP maka akan terwujud dengan kamera DSLR Pentax K-1 ini. Kamera ini juga dibekali prosesor gambar Prime IV yang akan membantu meningkatkan kinerja kamera.

Layar LCD tipe cross yang fleksibel (bisa diputar) berukuran 3.2 inchi akan memudahkan pengguna mengoperasikan kamera. Kualitas video yang mampu dihasilkan adalah video full frame HD dengan resolusi 1080p. Selain itu, kamera ini juga memiliki fitur anti getar yang tentu saja akan membuat pengguna lebih mudah mengambil gambar.

Demikianlah beberapa tipe kamera DSLR Pentax yang bisa kamu jadikan referensi. Setiap tipe kamera memiliki keunggulan masing-masing. Hal ini juga berpengaruh pada harga kamera itu sendiri, yang pasti, semakin mahal harga kamera tersebut maka spesifikasinya pun lebih lengkap dan canggih.

Jadi, sebelum memutuskan untuk membelinya, ada baiknya kamu memilih tipe kamera yang memang dibutuhkan. Lebih dari itu, pastikan budget yang dimiliki juga cukup untuk memboyong kamera keren ini ya.
Read More ...

Latest Stories


5 Tahapan Umum Cara Klaim Asuransi Prudential

Asuransi Prudential sampai saat ini masih menjadi primadona di dunia asuransi Indonesia. Selain karena aksesnya yang cukup mudah, Prudential juga menyediakan banyak jenis asuransi sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebelum memilih untuk menjadi nasabah di Prudential ada baiknya Anda menyimak beberapa langkah dan tahapan cara klaim asuransi Prudential berikut ini.

Tahap Pertama: Pengajuan Klaim

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat ingin mengajukan klaim adalah mengisi formulir klaim yang bisa Anda dapatkan melalui situs resmi Prudential. Formulir ini diisi oleh tertanggung atau pemegang polis dan dapat pula diisi oleh ahli waris jika jenis klaimnya merupakan asuransi jiwa.

Umumnya, formulir pengajuan ini memerlukan surat keterangan dokter sebagai salah satu syarat pengajuan klaim. Anda juga bisa langsung menyerahkan print out formulir pengajuan tadi pada dokter Anda selama masa pengobatan. Cara ini lebih menghemat waktu karena Anda tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit saat akan mengajukan klaim ke Prudential.

Tahap Kedua: Pengumpulan dan Penyerahan Dokumen Penunjang

Setelah mengisi formulir klaim, Anda perlu mengumpulkan dokumen-dokumen penunjang yang akan diserahkan beserta dengan formulir tadi. Dokumen-dokumen tersebut meliputi surat keterangan dokter, kwitansi asli biaya pengobatan, hasil laboratorium dan hasil rekam medis. Anda juga perlu melampirkan laporan kepolisian jika klaim terkait dengan kecelakaan.

Ada baiknya Anda mempersiapkan dokumen-dokumen penting di atas sesegera mungkin. Hal ini terkait juga dengan batas waktu klaim yang berbeda-beda untuk tiap jenis asuransi sesuai dengan manfaat yang Anda peroleh. Pastikan lagi berkas-berkas tersebut lengkap sehingga dapat diproses dengan cepat.

Tahap Ketiga: Proses Validasi oleh Pihak Perusahaan

Setelah semua berkas yang diperlukan telah Anda serahkan, selanjutnya berkas-berkas tersebut akan mengalami proses validasi oleh pihak Prudential. Pihak perusahaan akan melakukan validasi dan verifikasi terhadap berkas-berkas yang diajukan. Proses verifikasi ini bisa melibatkan pemegang polis, ahli waris, tertanggung dan dokter serta rumah sakit.

Masa tunggu proses verifikasi ini berbeda-beda tergantung dengan jenis asuransi yang Anda pilih. PRUmed yang meng-cover biaya rumah sakit tertanggung diproses dalam waktu 7 hari, PRUhospital and surgery cover yang menggunakan sistem reimbursement membutuhkan waktu 8 hari. Sedangkan klaim meninggal dunia membutuhkan waktu 20 hari pemrosesan.

Tahap Keempat: Pemberitahuan Hasil Validasi

Setelah melalui masa tunggu sesuai dengan jenis asuransi yang Anda klaim, maka pihak Perusahaan akan memberitahukan apakah klaim Anda diterima atau ditolak. Jika hasil verifikasi dan validasi tersebut sesuai dengan ketentuan, maka pihak perusahaan akan memproses pembayaran klaim Anda.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan klaim asuransi Anda ditolak. Mungkin saja klaim yang Anda ajukan merupakan pengecualian dalam polis, tidak memenuhi kriteria klaim atau adanya penyembunyian fakta juga pemberian keterangan yang tidak lengkap. Klaim juga bisa ditolak jika Anda mengajukannya dalam masa tunggu.

Tahap Kelima: Pembayaran Klaim pada Nasabah

Setelah melalui proses validasi dan verifikasi, jika klaim Anda diterima maka pihak Prudential akan segera membayarkan manfaat asuransi sesuai dengan klaim yang Anda ajukan. Biasanya pihak Prudential akan langsung melakukan transfer kepada pemegang polis, tertanggung atau ahli waris yang mengajukan klaim.

Cara klaim asuransi Prudential ini memang memerlukan tahap yang cukup lama. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih jenis asuransi dengan manfaat yang paling Anda perlukan juga perhatikan detail-detail keterangannya lebih lanjut. Pastikan berkas dan dokumen yang Anda serahkan pada pihak perusahaan sudah lengkap dan sesuai dengan ketentuan.

Itulah beberapa tahapan utama dalam cara klaim asuransi Prudential. Jika Anda memerlukan bantuan dalam pengurusan klaim atau ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang asuransi Prudential, Anda dapat mengunjungi website dokter.my yang akan membantu Anda mengklaim polis asuransi yang Anda miliki.
Read More ...